Perumda Tirta Bhagasasi Didemo, Mahasiswa Soroti Rekrutmen Pegawai

Penulis : redaksi
 Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Constitution of Liberation menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perumda Tirta Bhagasasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (1/8/2025).
 Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Constitution of Liberation menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perumda Tirta Bhagasasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (1/8/2025).

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Constitution of Liberation menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Perumda Tirta Bhagasasi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jumat (1/8/2025). Aksi ini digelar untuk menyoroti dugaan praktik percaloan dalam proses rekrutmen pegawai di lingkungan perusahaan daerah tersebut.

Demonstrasi yang berlangsung di Jl. Kalimalang BTB 25, Kampung Tegal Danas itu menyoroti keterlibatan oknum pegawai berinisial S.B, yang diduga menjadikan proses rekrutmen sebagai ladang bisnis ilegal. Koordinator aksi, Dicky, menyebut praktik tersebut mencederai prinsip transparansi dan profesionalisme perusahaan.

“Kami menemukan sejumlah bukti adanya praktik bisnis baru berupa percaloan rekrutmen. Ini mencoreng citra baik Perumda Tirta Bhagasasi,” kata Dicky dalam orasinya.

Ia menambahkan, praktik tersebut diduga tidak dilakukan secara individu, melainkan melibatkan sejumlah pihak di jajaran direksi perusahaan.

“Tindakan amoral ini sangat terstruktur. Oknum direksi diduga mengetahui dan bahkan ikut terlibat. Calon pegawai dimintai uang puluhan hingga ratusan juta rupiah,” jelasnya.

Jenderal Lapangan aksi, Dhani, menyatakan pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkannya ke Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia merujuk pada Pasal 12B dan 12C Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Gratifikasi yang diterima pegawai negeri atau penyelenggara negara.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama:

  1. Menyelamatkan Perumda Tirta Bhagasasi dari oknum direksi yang mencoreng integritas lembaga.

  2. Mendesak Direktur Perumda Tirta Bhagasasi memecat oknum pegawai berinisial S.B.

  3. Mendorong Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi mengusut dugaan gratifikasi dalam proses rekrutmen.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak manajemen Perumda Tirta Bhagasasi belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut.

Reporter : Yusuf

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *