KABUPATAPTEN BEKASI, TRIMSATINEWS- Kawasan Industri Jababeka menerima kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P. Kunjungan disambut Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi, dengan agenda paparan pengelolaan lingkungan kawasan.
Menteri Hanif mengapresiasi Jababeka sebagai satu-satunya kawasan industri di Indonesia yang berhasil meraih Proper Hijau secara berturut-turut. “Saya sangat mengapresiasi, karena untuk kawasan industri sendiri cukup sulit bisa meraih Proper Hijau,” ujarnya.
Jababeka memaparkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan, seperti Digital Enviro Monitoring, AQMS, pemanfaatan energi surya untuk WTP, teknologi IFAS pada WWTP, serta program keanekaragaman hayati (mangrove, urban farming, konservasi rusa, botanical garden). Ke depan, Jababeka akan memperluas Net Zero Industrial Cluster Community (NZICC) dan mengembangkan pusat riset lingkungan di President University.
“Target kami pada 2025 adalah kembali meraih Proper Hijau untuk ketiga kalinya, menuju Proper Emas. Dengan inovasi berkelanjutan, Jababeka siap menjadi model nasional kawasan industri hijau,” kata Didik Purbadi.
Dalam kunjungan ini, Menteri Hanif juga meninjau WWTP IFAS Tahap 2 berkapasitas 14.850 m³/hari serta melakukan penanaman pohon langka Burahol sebagai simbol komitmen pelestarian lingkungan.
Kunjungan kerja akan berlangsung hingga dua minggu, mencakup sosialisasi dan verifikasi lapangan ke sejumlah perusahaan di dalam Kawasan Industri Jababeka.