Ribuan Warga Bekasi Larut dalam Pesona Wayang Golek Putra Giri Harja 3 di Meikarta!

Penulis : -
a315c5b3ffb04e54afb886bf73d94c54

TRIMSATINEWS, KABUPATEN BEKASI – Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah Kabupaten Bekasi memadati Central Park Meikarta untuk menyaksikan Pagelaran Wayang Golek yang menghadirkan Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Putra Giri Harja 3 pada Jumat (18/4/2025) malam.

Acara hiburan rakyat yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi itu dilaksanakan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang turut dihadiri oleh para kepala perangkat daerah dan Camat se-Kabupaten Bekasi.

Mewakili Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, Asda 1 Sri Enny Mainiarti dalam sambutannya menyampaikan, pagelaran wayang golek yang dihadirkan bukan hanya sekedar hiburan, tapi merupakan bagian dari upaya untuk melestarikan seni dan budaya.

“Melalui kegiatan ini semoga kecintaan kita terhadap seni dan budaya lokal semakin meningkat dan mendapatkan inspirasi dari cerita pewayangan yang bisa menjadi teladan,” ucapnya.

Sri Enny juga mengajak masyarakat menjadikan momentum pagelaran wayang golek tersebut untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam membangun Kabupaten Bekasi.

“Membangun Kabupaten Bekasi tidaklah mudah, oleh karena itu perlu dukungan dari seluruh masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi bangkit, maju dan sejahtera,” ujarnya.

Dia menekankan, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang menjadi cita-cita bersama.

Ketua Panitia, Asep Sanjaya mengatakan, antusias warga Kabupaten Bekasi cukup tinggi untuk menyaksikan pagelaran Wayang Golek yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Alhamdulillah, antusias warga Kabupaten Bekasi cukup tinggi, mereka datang dari berbagai kecamatan untuk menyaksikan Wayang Golek bersama Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya,” katanya.

Asep berharap, pagelaran wayang golek yang disajikan, bukan hanya sekedar hiburan semata, tetapi membawa pesan untuk masyarakat.

“Tidak hanya sebagai tontonan tapi juga sebagai tuntunan dari kisah pewayangan yang disajikan,” imbuhnya.

Ikuti Kami :
Posted in ,

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *