KNPI Kota Bekasi Dorong Konsep Pentahelix untuk Tingkatkan Indeks Pembangunan Pemuda DI Kota Bekasi

Penulis : -
aa4e33c6-9ad2-4069-844f-38bf7084948a

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan daerah dengan mendorong sinergi lintas sektor demi meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Arwani, menjelaskan bahwa capaian IPP Jawa Barat pada tahun 2023 berada di angka 51, sementara rata-rata nasional mencapai 55. Meskipun terdapat selisih, capaian tersebut dinilai cukup baik dan menunjukkan perkembangan positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau poin nasional sudah 55 itu sebenarnya sudah optimal. Tinggal kita memperkuat variabel-variabel pendukungnya seperti pendidikan, kewirausahaan, pengangguran, hingga partisipasi sosial pemuda,” ujarnya.

Menurut Arwani, tantangan utama saat ini adalah rendahnya tingkat literasi dan tingginya angka pengangguran di kalangan pemuda. Ia menegaskan bahwa peningkatan literasi merupakan langkah penting agar generasi muda mampu berpikir kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

“Kalau pemudanya literasinya tinggi, mereka bisa menyaring informasi dan memberikan masukan yang konstruktif. Ini penting agar pemuda Bekasi bisa jadi agen perubahan yang positif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arwani menekankan pentingnya penerapan konsep pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, akademisi, dan media dalam memperkuat pembangunan kepemudaan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada sinergi dari semua pihak agar program kepemudaan bisa berjalan efektif dan produktif. Kuncinya adalah pemuda bersatu,” tegasnya.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, Arwani berharap Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kota Bekasi dapat terus memberikan kontribusi nyata, meningkatkan daya saing, serta berperan aktif dalam mewujudkan kota yang maju dan cerdas.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga tengah memperbaiki infrastruktur penunjang kegiatan kepemudaan, seperti fasilitas olahraga dan ruang publik. Langkah tersebut merupakan bagian dari visi Bekasi menuju Sport City, yang memberi ruang bagi anak muda untuk berinteraksi dan berkolaborasi secara produktif.

“Kita terus memperbaiki fasilitas olahraga agar pemuda punya ruang positif untuk beraktivitas dan berjejaring antar komunitas,” pungkasnya.

Ikuti Kami :
Posted in ,

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *