KOTA BEKASI – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bekasi menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-19 dengan tema “Transformasi PMII Kota Bekasi Menuju Era Baru”. Kegiatan ini berlangsung di Asrama Haji Kota Bekasi pada Jumat (17/10/2025).
Ketua Pelaksana, Erik Julianto, mengatakan bahwa Konfercab kali ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan dan proses regenerasi organisasi.
“Konfercab ini menjadi ajang konsolidasi kader untuk melanjutkan generasi kepengurusan PMII Kota Bekasi,” ujar Erik.
Sementara itu, Ketua BPK PMII Kota Bekasi, Ardiyanto, menekankan bahwa semangat transformasi harus dimaknai sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keislaman yang berpijak pada ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja).
“Konfercab kali ini berangkat dari semangat transformasi menuju era baru, sebagai bentuk pengejawantahan nilai-nilai Ahlusunnah Wal Jamaah,” ungkapnya.
Ketua Cabang PMII Kota Bekasi, Rahbar, mengajak seluruh kader agar lebih dekat dengan masyarakat, sehingga gerakan PMII tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“PMII harus terus menggali dan menyentuh akar masyarakat agar tidak tergerus arus perubahan. Kita harus konsisten menyebarkan nilai-nilai Aswaja,” tegasnya.
Dari sisi peran kader perempuan, Ketua Kopri Cabang PMII Kota Bekasi, Afifah, menegaskan pentingnya kontribusi aktif kader perempuan dalam setiap lini gerakan organisasi.
“Perempuan di PMII harus menjadi sosok tangguh yang berani berperan dan berkontribusi aktif dalam setiap lini gerakan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Mabincab PMII Kota Bekasi, Beny Surya, yang mengapresiasi kerja keras seluruh kader selama masa khidmat satu tahun terakhir.
“Terima kasih kepada seluruh kader yang telah menempuh perjalanan selama satu tahun masa khidmat. Tidak ada yang lebih penting dari kaderisasi untuk kemajuan PMII di Kota Bekasi,” ucapnya.
Sementara itu, Yusril, perwakilan dari Pengurus Besar (PB) PMII, berpesan agar seluruh kader PMII Kota Bekasi tetap aktif dan kritis terhadap dinamika sosial di daerahnya.
“Kader PMII harus tetap aktif, kritis, dan peka terhadap situasi sosial di Kota Bekasi. Peran mahasiswa hari ini sangat dibutuhkan untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” pesannya.
Acara Konfercab ke-19 turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Najarudin dari Kesbangpol Kota Bekasi, Ahmad Nurul Hadi (Cak Nur) selaku Ketua ISNU Kota Bekasi, Farel selaku Ketua IKA PMII, Muhammad Jufry selaku Wakil Ketua PCNU Kota Bekasi, Bahsan dari Bawaslu Kota Bekasi, Rusli selaku Ketua PKC PMII Jawa Barat, serta KH Ai Nurdin, Ketua PCNU Kota Bekasi.
Konfercab ini diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan baru yang progresif, serta memperkuat sinergi antara PMII dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun peradaban berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. (Sup)
Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.