Serapan Anggaran MBG Naik Tiga Kali Lipat Setelah Skema Pencairan Diubah

Penulis : -
5c5446d2-d759-44a0-a0f5-680977705eb9

JAKARTA, TRIMSATINEWS – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkat hingga tiga kali lipat setelah mekanisme pencairan diubah dari sistem reimburse menjadi pembayaran di muka.

Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Astera Primanto Bhakti, menjelaskan perubahan sistem ini mendorong percepatan realisasi.

“Sebelumnya pencairan dilakukan berdasarkan tagihan belanja yang diajukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sekarang, dana diberikan lebih dulu sesuai rencana kebutuhan SPPG untuk 10 hari ke depan,” jelas Astera.

Ia menegaskan, langkah tersebut terbukti mempercepat penyerapan anggaran MBG.

“Dengan skema baru, realisasi anggaran berjalan lebih cepat. Sampai saat ini, serapan sudah mencapai sekitar Rp20 triliun melalui 13 ribu SPPG kepada 30 juta penerima,” ungkapnya.

Berdasarkan data per 8 September 2025, realisasi anggaran mencapai Rp13 triliun untuk 22,7 juta penerima dari 7.644 SPPG. Angka ini setara dengan 18,3 persen dari pagu APBN 2025 sebesar Rp71 triliun.

Astera menambahkan, pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau 82,9 juta penerima tahun ini.
“Distribusi terbesar ada di Pulau Jawa sebanyak 13,26 juta penerima. Sisanya tersebar di Sumatra 4,86 juta, Sulawesi 1,70 juta, Kalimantan 1,03 juta, Bali–Nusa Tenggara 1,34 juta, serta Maluku–Papua 0,52 juta,” tuturnya.

Kemenkeu memastikan alokasi anggaran akan terus disesuaikan agar cakupan program semakin luas dan efektif dalam meningkatkan gizi masyarakat.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *