Disdik Kota Bekasi Matangkan PPDB 2025, Pra-Pendaftaran Dibuka 18 Mei dan Tes CAT Digelar 2 Juni

Penulis : redaksi
IMG-20260512-WA0005

KOTA BEKAS, TRIMSATINEWS – Dinas Pendidikan Kota Bekasi memastikan kesiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 berjalan lebih tertata dan transparan. Salah satu tahapan penting yang akan dimulai dalam waktu dekat ialah pra-pendaftaran yang dijadwalkan berlangsung mulai 18 Mei hingga 19 Juni 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Chondro Wibhowo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai mekanisme teknis termasuk pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) untuk jalur prestasi akademis yang akan digelar pada 2 Juni 2025.

Menurut Chondro, tes CAT diterapkan guna memastikan siswa yang mendaftar melalui jalur prestasi akademis benar-benar memiliki kemampuan sesuai standar akademik. Ia menegaskan bahwa penerapan CAT tidak menghapus maupun menggantikan sistem zonasi yang selama ini berlaku dalam PPDB.

“Tes CAT ini hanya untuk jalur prestasi akademis saja, bukan menggantikan sistem zonasi,” ujar Chondro.

Ia juga memastikan kuota jalur afirmasi tetap sesuai aturan dan tidak mengalami pengurangan. Sementara itu, proses Tes Kemampuan Dasar (TKH) disebut telah berjalan dan saat ini tinggal menunggu hasil akhir.

Dalam upaya memperkuat kesiapan teknis, Disdik Kota Bekasi menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bekasi untuk melakukan pengujian keamanan sistem atau penetration test (pen test). Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi gangguan sistem saat proses pendaftaran berlangsung secara daring.

Selain itu, Disdik juga menerima sejumlah masukan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bekasi sebagai mitra kerja demi menyempurnakan pelaksanaan PPDB tahun ini agar lebih efektif dan minim kendala.

Tak hanya fokus pada pelaksanaan PPDB negeri, Pemerintah Kota Bekasi juga terus memperluas program sekolah swasta gratis melalui kerja sama dengan yayasan pendidikan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 47 SMP swasta telah siap berpartisipasi dalam program tersebut dengan kapasitas masing-masing sekitar 70 siswa. Program ini telah tersebar di 12 kecamatan di Kota Bekasi, meskipun belum seluruh kelurahan terjangkau.

“Harapannya nanti satu kelurahan satu sekolah gratis,” kata Chondro.

Dalam program tersebut, pemerintah kota akan memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp250 ribu per siswa setiap bulan atau sekitar Rp3 juta per tahun kepada sekolah swasta yang bekerja sama. Dengan skema itu, siswa dapat bersekolah secara gratis sesuai persyaratan yang telah ditentukan.

Belajar dari pelaksanaan PPDB tahun-tahun sebelumnya, Disdik Kota Bekasi juga menyiapkan posko pelayanan dan pengaduan di tingkat kecamatan hingga sekolah. Posko tersebut bertujuan membantu masyarakat yang mengalami kendala, khususnya dalam proses pendaftaran online.

“Kami sudah evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya dan mencari solusi agar persoalan tidak berulang,” ungkap Chondro Wibhowo.

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari Dinas Pendidikan Kota Bekasi serta menyiapkan seluruh dokumen persyaratan sebelum tahapan pra-pendaftaran dimulai pada 18 Mei mendatang. (Sup) 

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *