Mobil Dinas SPPG Hilang Kendali di Bekasi Timur, Empat Orang Jadi Korban

Penulis : redaksi
IMG-20260512-WA0041

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS – Sebuah kecelakaan tragis melibatkan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terjadi di Jalan P. Kalimantan Raya, Aren Jaya, Bekasi Timur, pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kendaraan milik Badan Gizi Nasional itu diduga hilang kendali hingga menghantam dua lapak pedagang di depan sebuah minimarket dan mengakibatkan empat orang menjadi korban.

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar karena benturan keras kendaraan menabrak lapak tahu crispy dan gerai ayam goreng terdengar sangat keras hingga menyerupai suara petir.

Akibat insiden itu, seorang penjual tahu berinisial S (36) mengalami luka berat di bagian kepala dan kini dalam kondisi kritis. Sementara tiga korban lainnya yakni penjaga gerai ayam, sopir, serta kenek mobil operasional juga mengalami luka dan langsung dilarikan ke RS Siloam Bekasi Timur untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kendaraan operasional tersebut bisa hilang kendali di kawasan yang cukup padat aktivitas warga.

Seorang saksi mata bernama Yuli mengatakan, mobil tersebut sudah terlihat melaju dengan kondisi tidak stabil sejak keluar dari arah kantor SPPG yang berjarak sekitar 110 meter dari lokasi tabrakan.

“Mobil ini dari sana sudah agak oleng. Kalau saya tidak buru-buru menyeberang jalan, pasti saya yang kena,” ujar Yuli saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, detik-detik kecelakaan berlangsung sangat cepat hingga warga sekitar tidak sempat menghindar. Suara benturan keras juga membuat warga panik dan berhamburan keluar untuk melihat kondisi korban.

Sementara itu, kakak korban kritis, Sunendar (51), mengaku sangat terpukul setelah mendapat kabar adiknya mengalami kecelakaan serius saat sedang berjualan.

“Adik saya yang paling parah, kondisinya kritis dan belum sadar. Saya baru dapat info dari tetangga dan langsung meluncur ke sini,” tutur Sunendar dengan nada cemas.

Ia menambahkan, pihak pengelola SPPG telah menemui keluarga korban dan menyatakan siap bertanggung jawab atas seluruh biaya pengobatan para korban.

“Pihak SPPG tadi sudah menemui saya dan bilang akan tanggung jawab semuanya. Sopirnya sendiri saat ini kabarnya sudah dibawa ke pihak kepolisian,” jelasnya.

Sekitar pukul 13.00 WIB, kendaraan operasional yang mengalami kerusakan parah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan mobil derek agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di ruas jalan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian pengemudi maupun gangguan teknis pada kendaraan yang menyebabkan kecelakaan tragis tersebut.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *