DPR RI Dorong Transportasi Kereta Api Lebih Aman Pasca Insiden Bekasi Timur

Penulis : redaksi
IMG-20260522-WA0118

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS– Komisi V DPR RI melaksanakan kunjungan kerja spesifik dengan meninjau langsung kondisi lapangan di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap sistem keselamatan transportasi perkeretaapian pasca insiden kecelakaan kereta yang terjadi di wilayah Bekasi Timur beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Plh Wali Kota Bekasi Harris Bobihoe, Camat Bekasi Timur, Lurah Duren Jaya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Basarnas, PT Kereta Api Indonesia, KAI Commuter, Korlantas Polri, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam agenda tersebut, rombongan Komisi V DPR RI melakukan peninjauan langsung ke lokasi serta menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pihak terkait guna memastikan langkah evaluasi dan penanganan berjalan maksimal demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api nasional.

Anggota Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyampaikan bahwa kunjungan kerja spesifik tersebut merupakan bentuk komitmen DPR RI dalam memperkuat sistem keselamatan dan pelayanan transportasi publik di Indonesia.

“Kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI hari ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan keselamatan dan pelayanan transportasi publik terus diperkuat, khususnya pasca insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur bulan lalu,” ujar Syaiful Huda.

Ia menjelaskan bahwa melalui peninjauan langsung di lapangan serta rapat koordinasi bersama Ditjen Perkeretaapian, PT KAI, KAI Commuter Line, KNKT, BPTJ, Basarnas, Korlantas Polri hingga pemerintah daerah, Komisi V DPR RI ingin memastikan bahwa langkah penanganan tidak hanya berhenti pada evaluasi administratif semata.

“Namun harus benar-benar menghasilkan perbaikan sistemik terhadap keselamatan perjalanan kereta api nasional,” tegasnya.

Syaiful Huda juga menyoroti pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap sistem persinyalan, pengawasan perlintasan sebidang, serta standar operasional keselamatan perkeretaapian agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Sebagaimana yang saya sampaikan dalam RDP sebelumnya, kecelakaan tersebut harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap sistem persinyalan, pengawasan perlintasan sebidang, serta standar operasional keselamatan perkeretaapian. Investigasi yang transparan dan akuntabel menjadi penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” ungkapnya.

Selain itu, Komisi V DPR RI juga memberikan perhatian serius terhadap perlindungan dan penanganan korban, termasuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan cepat, tepat, dan maksimal demi keselamatan masyarakat.

Menurutnya, transportasi kereta api saat ini telah menjadi tulang punggung mobilitas nasional sehingga harus didukung dengan infrastruktur dan sistem keamanan berstandar tinggi.

Di akhir keterangannya, Syaiful Huda berharap kunjungan kerja spesifik tersebut dapat menghasilkan langkah konkret untuk menghadirkan sistem transportasi publik yang semakin aman dan modern.

“Semoga agenda hari ini menghasilkan langkah konkret demi menghadirkan transportasi publik yang semakin aman, modern, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Syaiful Huda. (SUP) 

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *