116 Kasus Kekerasan Seksual Anak, Adelia Sidik Minta Pemkot Bekasi Serius

Penulis : redaksi
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik

KOTA BEKASI,TRIMSATINEWS – Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik, menyoroti kondisi ruang aman anak di Kota Bekasi yang dinilai belum sepenuhnya layak anak. Berdasarkan data Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, hingga Juli 2025 tercatat 116 kasus kekerasan seksual pada anak. Dari target 100% penanganan, baru sekitar 42% yang tercapai.

Adelia mengapresiasi upaya yang telah dilakukan, seperti keberadaan call center pelaporan 24 jam. Namun, ia menilai layanan ini belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Ada kenaikan laporan kasus. Satu sisi ini baik karena menunjukkan masyarakat lebih terbuka untuk melapor. Namun, di sisi lain ini menjadi lampu merah bahwa Kota Layak Anak belum tercapai 100%,” ujar Adelia, Rabu (13/8/2025).

Politisi yang juga aktif mengawal isu perlindungan anak ini menilai, Kota Bekasi belum memiliki posko pelaporan yang dekat dengan masyarakat. Ia mencontohkan beberapa daerah yang dinilainya berhasil, seperti Kota Depok dan Pekalongan, yang telah memiliki satgas di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Kalau di Depok, mereka punya satgas sampai tingkat kelurahan. Pekalongan juga sudah terkoordinasi dengan baik. Bahkan ketika ada kasus, tidak harus ke DP3A saja, tapi bisa langsung ke puskesmas untuk asesmen awal,” lanjutnya.

Adelia menegaskan, pemerintah Kota Bekasi harus lebih serius dalam menanggulangi kekerasan terhadap anak, mengingat Indonesia akan memasuki era Generasi Emas 2045.

“Perlindungan anak adalah investasi masa depan. Kalau ruang aman anak tidak terjamin, kita akan kehilangan potensi besar generasi penerus bangsa,” tegasnya. (Sup)

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *