UPNVJ Dampingi 20 UMKM Cikarang Optimalkan Konten Digital di Marketplace

Penulis : redaksi
IMG-20251124-WA0044

KABUPATEN BEKASI, TRIMSATINEWS – Sebanyak 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam Forum UMKM Cikarang mendapatkan pendampingan peningkatan kapasitas digital melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UPN “Veteran” Jakarta (UPNVJ), Jumat (21/11/2025), di Aula Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekas.

Kegiatan bertajuk “Meningkatkan Eksistensi UMKM di Marketplace melalui Sinergi Konten Video dan Peningkatan SDM” ini merupakan bagian dari program PKM Internal 2025 UPNVJ yang berfokus pada penguatan keterampilan pemasaran digital melalui konten video dan manajemen SDM UMKM.

Forum UMKM Cikarang dipilih sebagai mitra karena memiliki ragam usaha—kuliner, fashion, kerajinan—namun masih menghadapi tantangan dalam produksi konten dan pemasaran digital. Kegiatan ini juga melibatkan kolaborasi guru dari Sekolah Pilar Indonesia serta dukungan Sekolah Insan Prima Cikarang, sebagai model sinergi kampus–sekolah–pelaku usaha dalam mendorong literasi digital.

Pelatihan diisi oleh tiga narasumber:

1. Dr. Iwan Kresna Setiadi, S.E., M.M. (Ketua Tim PKM)

2. Abdul Aji Kresna Tri Anggara, S.T., M.M.

3. Warsidi, S.E., M.M.

Dr. Iwan menegaskan bahwa konten video yang menarik kini menjadi kunci keberlanjutan UMKM di ekosistem marketplace dan media sosial.

Banyak UMKM punya produk bagus, tapi belum tahu bagaimana bercerita melalui video. Melalui program ini, kami ingin membantu UMKM Cikarang naik kelas dengan konten kreatif dan SDM yang adaptif,” ujar Dr. Iwan

Ia juga membawakan materi motivasi dengan akronim “BELI TAHU”, yang merangkum semangat belajar, inovasi, kerja keras, dan keberanian mengambil peluang.

Sementara itu, Aji memaparkan strategi pemasaran digital di Shopee, Tokopedia, Instagram, dan TikTok, termasuk cara memahami algoritma dan membangun kepercayaan konsumen.

Warsidi memberikan penguatan pada aspek perencanaan SDM UMKM, mulai dari penyusunan content plan, jadwal unggahan, hingga manajemen interaksi dengan konsumen.

Bagian workshop dipandu oleh Shandi, guru dari Sekolah Pilar Indonesia, yang membimbing peserta membuat konten video langsung menggunakan smartphone.

Peserta diajarkan teknik pencahayaan, angle kamera, penambahan teks, musik, hingga call to action.

“Targetnya, peserta membawa pulang minimal dua video promosi siap unggah. Mereka harus melihat hasil konkret dari proses belajar,” ujar Shandi.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan hingga percobaan editing yang mereka lakukan. Seorang peserta UMKM kuliner mengaku baru memahami pentingnya storyline dan kualitas visual setelah mengikuti kegiatan ini.

Perwakilan Kecamatan Cikarang Timur mengapresiasi kegiatan PKM UPNVJ yang dianggap tepat sasaran dan membantu UMKM menghadapi tantangan pemasaran digital.

“Harapannya setelah pelatihan ini, produk UMKM Cikarang bisa menembus pasar yang lebih luas melalui platform digital,” ujarnya.

Bagi UPNVJ, kegiatan ini merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU), serta selaras dengan SDGs dalam mendorong ketahanan ekonomi lokal.

Tim PKM UPNVJ menargetkan adanya peningkatan kualitas dan konsistensi konten promosi UMKM Cikarang, peningkatan engagement di marketplace, serta pertumbuhan penjualan.

Dr. Iwan menegaskan komitmen pendampingan berkelanjutan.

“Jika ke depan dibutuhkan pendampingan lanjutan seperti klinik konten atau manajemen usaha, UPNVJ siap terus bersinergi.” tutupnya.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *