Wildan: Pemenuhan Guru Harus Jadi Prioritas

Penulis : redaksi
IMG-20251127-WA0071

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bekasi dalam memperjuangkan status guru honor murni namun sekaligus mengingatkan adanya kekurangan tenaga pendidik di sekolah negeri tingkat SD dan SMP. Hal tersebut disampaikan Wildan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi, Kamis (27/11/2025).

Dalam penyampaiannya, Wildan menilai bahwa perjuangan pengangkatan guru honor murni menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu merupakan langkah penting yang selama ini diperjuangkan bersama DPRD.

“Pertama, izinkan saya menyampaikan apresiasi kepada Bapak Wali Kota Bekasi atas langkah nyata serta keseriusan Pemerintah Kota dalam memperjuangkan guru honor murni menjadi P3K paruh waktu,” ujar Wildan di hadapan peserta rapat.

Ia menjelaskan, komunikasi intensif terus dilakukan, baik dengan perangkat daerah maupun para tenaga guru terkait. Ia memastikan bahwa saat ini usulan pengangkatan guru honor murni sudah masuk dalam proses di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Alhamdulillah, saat ini sudah masuk dalam usulan proses di BKN. Tentu ini menjadi kabar baik yang memberi harapan bagi para guru yang telah lama mengabdi bagi Kota Bekasi,” lanjutnya.

Selain menyoroti status guru honor, Wildan juga menekankan bahwa Kota Bekasi masih menghadapi kekurangan signifikan guru di sekolah negeri. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan guru SD dan SMP yang jumlahnya mencapai ribuan harus menjadi prioritas pemerintah daerah.

Wildan mengakui adanya upaya sementara melalui Program Mahasiswa Mengajar (PMBM) yang dihadirkan untuk membantu kebutuhan tenaga pendidik. Namun, ia mengingatkan bahwa mahasiswa tidak dapat menggantikan peran guru yang memiliki kualifikasi penuh sebagai tenaga profesional.

“Kami menghargai upaya sementara melalui program mahasiswa mengajar. Namun perlu dicatat bahwa program tersebut tentu tidak dapat menggantikan keberadaan guru profesional yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas pembelajaran,” tutupnya. (Sup)

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *