Janji Surga dengan Mahar Rp 1 Juta, PCNU: Itu Bisnis, Bukan Ngaji

Penulis : admin
IMG-20250813-WA0046

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi angkat bicara terkait kontroversi pengajian di Dukuh Jamrud, Mustika Jaya, yang menghadirkan penceramah Umi Cinta dan diduga mematok mahar Rp1 juta dengan iming-iming dijamin masuk surga.

Wakil Ketua PCNU Kota Bekasi, Muhammad Jupri, menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak dibenarkan dalam ajaran Islam. Ia menyebut, pengajian dengan mahar yang disertai janji masuk surga bukanlah kegiatan keagamaan yang murni, melainkan bentuk komersialisasi.

“Kalau ngaji bayar Rp1 juta itu bukan pengajian, tapi bisnis. Apalagi, janji masuk surga seperti itu tidak ada dalam Al-Qur’an, hadis, ijma’, maupun qiyas,” tegas Jupri saat diwawancarai, Rabu (13/08/2025).

Jupri menilai, meskipun esensi kegiatan mengaji yang memberikan edukasi kepada masyarakat adalah hal yang positif, praktik yang mencampurkan unsur komersial dan klaim teologis berlebihan dapat menyesatkan.

“NU sendiri sudah melakukan edukasi melalui MWC dengan pengajian-pengajian NU. Kami juga tidak melarang jika teman-teman dari aliran lain mengadakan pengajian, selama tidak menimbulkan kegaduhan atau masalah di masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia meminta Pemerintah Kota Bekasi dan Kementerian Agama setempat untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan keagamaan yang berpotensi menimbulkan kontroversi.

“Pemkot dan Kemenag seharusnya memonitoring lewat penyuluh-penyuluhnya, terutama untuk konteks kegiatan keagamaan seperti ini,” tutup Jupri.

Kontroversi ini memicu perbincangan di kalangan ulama dan masyarakat, yang berharap agar kegiatan keagamaan tetap mengedepankan nilai-nilai syariat tanpa unsur manipulasi atau janji-janji yang tidak memiliki landasan agama. (Sup) 

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *