Komisi 3 DPRD Jabar Dorong Bapenda Kejar Target PAD 2027

Penulis : redaksi
IMG-20260605-WA0038

JAWA BARAT, TRIMSATINEWS –  Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Jawa Barat Ahmad Faisyal Hermawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat untuk lebih agresif mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2027.

Menurutnya, capaian PAD tahun 2025 yang belum mencapai target secara penuh menjadi pelajaran berharga bagi Bapenda untuk melakukan berbagai penyesuaian strategi ke depan.

“Memang benar bahwa di tahun 2025 Bapenda belum mencapai target PAD secara penuh, terutama karena pengaruh ekonomi nasional yang melambat dan penurunan daya beli masyarakat akibat tekanan inflasi serta pemulihan pasca-pandemi yang belum merata,” ujar Ahmad Faisyal Hermawan saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa realisasi PAD 2025 mengalami shortfall terutama pada sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) yang merupakan kontributor terbesar PAD Jawa Barat.

Selain faktor ekonomi makro, tantangan lain yang dihadapi adalah masih tingginya tunggakan pajak serta kesadaran masyarakat yang belum optimal dalam memenuhi kewajiban pajak daerah.

Komisi 3 DPRD Jabar mendorong Bapenda untuk segera memperkuat beberapa langkah strategis menjelang 2027, di antaranya mempercepat digitalisasi pajak melalui sistem online yang lebih terintegrasi, aplikasi mobile yang ramah pengguna, serta pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendeteksi potensi wajib pajak baru dan tunggakan.

Selain itu, Bapenda juga didorong untuk melaksanakan program pemutihan PKB yang lebih masif dengan skema yang menarik, seperti cicilan tanpa bunga, dan sosialisasi secara luas melalui media sosial serta kerjasama dengan RT/RW dan kecamatan. Penagihan terhadap penunggak pun harus tetap persuasif terlebih dahulu, namun tegas dengan menerapkan sanksi sesuai aturan bagi yang berulang kali mengabaikan kewajiban.

“Komisi 3 akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap program prioritas Bapenda di tahun 2027. Kami ingin memastikan target PAD yang ditetapkan dapat tercapai, bahkan melebihi, meski di tengah tekanan fiskal yang cukup berat,” tambah Ahmad Faisyal Hermawan.

PAD memiliki peran yang sangat penting sebagai sumber pembiayaan utama pembangunan daerah yang tidak bergantung pada transfer dari pemerintah pusat. Peningkatan PAD diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas Pemprov Jabar seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemulihan ekonomi masyarakat.

Komisi 3 juga berencana memanggil Kepala Bapenda Jawa Barat dalam waktu dekat untuk membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027, khususnya proyeksi target PAD dan berbagai langkah inovatif yang akan dijalankan. Dengan kolaborasi yang kuat antara DPRD dan Bapenda, diharapkan Jawa Barat dapat mencatatkan kinerja pendapatan daerah yang jauh lebih baik pada tahun 2027 mendatang. (SUP)

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *