Dariyanto Gelar Reses di RW 12 Bekasi Timur, Soroti Fasilitas SDN Aren Jaya XV Retak

Penulis : redaksi
Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Dariyanto saat menggelar reses dan penyerapan aspirasi warga di RW 12 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu 10 Oktober 2026.
Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi Dariyanto saat menggelar reses dan penyerapan aspirasi warga di RW 12 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Sabtu 10 Oktober 2026.

KOTA BEKASI, TRIMSATINEWS – Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Dariyanto menggelar reses dan penyerapan aspirasi warga di RW 12, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Sabtu, (10/10/2026)

Sejumlah aspirasi krusial disampaikan warga dalam forum tersebut. Warga RT 07 mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang masih rusak parah dan menjadi satu-satunya wilayah yang belum diperbaiki.

“Jalan di RT 07 masih rusak parah, hanya di lingkungan kami yang belum diperbaiki. Harapannya bisa segera direalisasikan,” keluh warga dalam forum reses.

Selain infrastruktur jalan, warga juga menyoroti fasilitas umum, khususnya kondisi SDN Aren Jaya XV. Pagar sekolah dan tangga yang retak dikhawatirkan membahayakan siswa dan perlu segera dirapikan.

Tak hanya infrastruktur, ibu-ibu warga juga menyampaikan aspirasi terkait program Posyandu serta kegiatan pemberdayaan perempuan dan keluarga.

Menanggapi hal itu, Dariyanto menegaskan aspirasi terkait jalan rusak dan fasilitas sekolah akan langsung dikoordinasikan dengan dinas terkait, seperti Dinas Bina Marga dan Dinas Pendidikan, agar dapat didorong pada tahun anggaran berikutnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi perencanaan. Setiap aspirasi wajib dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk menghindari program siluman dan memastikan seluruh kegiatan terlacak sejak awal.

Terkait isu defisit anggaran dan realisasi Pokir, Dariyanto menjelaskan adanya pengurangan anggaran dari pusat yang berdampak pada berkurangnya dana perimbangan. Hal itu turut memengaruhi realisasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di tahun-tahun sebelumnya.

“Pemerintah Kota Bekasi punya skala prioritas. Kami tetap berupaya komunikasi dengan Wali Kota agar usulan krusial dari warga tetap bisa diakomodasi,” pungkasnya.

 

(Sup)

Ikuti Kami :
Posted in ,

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *