KABUPATEN BEKASI, TRIMSATINEWS – Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menetapkan tiga prioritas pembangunan dalam RAPBD 2027, yakni infrastruktur jalan, layanan kesehatan, dan pendidikan.
Arah kebijakan itu disampaikan Bupati Asep usai menyampaikan Nota Penjelasan Ranperda APBD 2027 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi, Selasa (3/11/2026).
Pemkab Bekasi sudah memetakan total jalan kabupaten 1.077 km. Hasilnya, ada 194 km jalan rusak dengan rincian rusak berat, sedang, dan ringan.
Pada 2026 ditangani 34 km, sehingga sisa 160 km. Bupati menargetkan 100 km ditangani pada 2027 agar pada 2028 semua jalan tuntas.
“Kita sudah punya data jalan rusak berat, sedang, ringan. Dari 194 km, sebagian ditangani 2026. Sisanya kita prioritaskan, target 100 km pada 2027, sehingga 2028 bisa selesai,” kata Asep.
Di sektor kesehatan, Asep akan mendorong skema Universal Health Coverage (UHC) Prioritas. Ia akan koordinasi dengan Dirut BPJS Kesehatan agar warga yang butuh layanan bisa langsung terlindungi BPJS dengan biaya APBD sesuai aturan.
Pemkab juga akan menata pembiayaan agar tidak jebol. Perusahaan, klinik, dan rumah sakit wajib menanggung jaminan kesehatan karyawan dan keluarganya.
“Kita ingin pelayanan kesehatan lebih terjamin lewat UHC Prioritas. Tapi pembiayaan harus diatur. Perusahaan, klinik, rumah sakit harus jalankan kewajibannya, jangan semua beban ditanggung Pemda,” tegasnya.
Asep jugamemerintahkan pendataan menyeluruh kondisi bangunan sekolah seperti pemetaan jalan.
“Kalau sekolah kita lihat sama-sama. Yang rusak berat berapa, ringan berapa, sedang berapa. Itu skala prioritas saya,” ujarnya.
Selain itu, pada 2027 Asep akan menggelar pelayanan pemerintahan langsung di tiap kecamatan setiap Jumat sore. Layanannya meliputi Adminduk, pembayaran PBB, hingga informasi lowongan kerja online.
“Kita akan turun langsung ke kecamatan. Ada pelayanan dasar dan ruang khusus penerimaan tenaga kerja online. Kita koordinasi dengan kawasan industri agar kesempatan kerja lebih terbuka bagi warga Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.
(Sup)