PONOROGO, TRIMSATINEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu, 19 September 2026. Peringatan satu abad pesantren tersebut dihadiri oleh puluhan ribu santri, alumni, para kiai, ulama, serta para duta besar negara sahabat.
Dalam acara tersebut, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, mengenang sejarah perjalanan ikrar wakaf pesantren oleh para pendiri (Trimurti).
“Diwakafkan 1958 pada acara empat pintu atau 32 tahun pondok, diwakafkan kepada umat Islam seluruh dunia dengan keikhlasan para pendiri,” tutur K.H. Hasan Abdullah Sahal.
Beliau juga menekankan pentingnya pembentukan karakter santri melalui filosofi kepemimpinan ‘STIR’.
“Di sini cara mendidik kami pakai setir Pak. Setir itu sabar, tawakal, ikhlas, rida,” ujarnya.
Selain itu, beliau menambahkan motivasi diri dengan prinsip, Be the best, do the best, have the best.
Doa bersama dipimpin oleh Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Badan Wakaf Gontor, Dr. K.H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, yang memohon keberkahan bagi bangsa serta kemerdekaan bagi Palestina.
“Karuniakanlah kepada kami pada negara kami untuk dapat melanjutkan cita-cita Indonesia merdeka yang di antaranya adalah menghadirkan perdamaian dunia. Bantulah saudara-saudara kami di Gaza, bantulah saudara-saudara kami di Palestina, merdekakanlah Palestina ya Allah,” Tuturnya.
Sementara itu, Wakil Grand Syekh Al-Azhar Mesir, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Eldwwani, memberikan apresiasi atas peran peradaban Gontor.
“Apa yang paling kekal dari sebuah peradaban bukanlah sekedar kokohnya batu bata yang didirikan ataupun megahnya bangunan yang menjulang, melainkan ilmu yang ditanamkan, nilai-nilai luhur yang disemaikan, serta generasi pemimpin yang dilahirkan,” tegasnya.
Dalam pidatonyo, Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh hadirin untuk mengambil pelajaran dari sejarah penjajahan masa lalu.
“Kita pernah dijajah oleh bangsa lain, itu kenyataan yang pahit… dan kita harus bertekad jangan sekali-sekali kita akan dijajah kembali oleh siapapun,” tegas Presiden.
Beliau menaruh harapan besar kepada para santri sebagai penerus kepemimpinan bangsa.
“Kalian santri-santriwati anak-anakku sekalian, kalianlah yang akan ambil alih, kalian yang akan meneruskan perjuangan kita,” tuturnya.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya kemandirian nasional melalui penguatan pangan dan energi.
“Bangsa Indonesia harus mandiri, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri, dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan, swasembada energi,” kata Presiden.
Rangkaian acara peringatan satu abad ini diakhiri dengan peresmian fasilitas baru secara resmi oleh Presiden.
“Pada siang hari ini hari Sabtu 19 September 2026, dengan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala, saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini saya resmikan Balai Pertemuan Pondok Modern dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor,” ucap Presiden Prabowo. (***)