Kemendukbangga/BKKBN Bersama Sukur H Nababan DPR RI, Gencarkan Sosialisasi Bangga Kencana di Depok

Penulis : redaksi
Potret Sosialisasi Program Bangga Kencana, Kemendukbangga BKKBN di Depok, 29 Oktober 2026
Potret Sosialisasi Program Bangga Kencana, Kemendukbangga BKKBN di Depok, 29 Oktober 2026

KOTA DEPOK, TRIMSATINEWS – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama Anggota Komisi IX DPR RI Sukur H. Nababan menggelar Sosialisasi Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Kota Depok, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Rakyat Beji, Kelurahan Beji Kecamatan Beji Kota Depok ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi menuju keluarga sejahtera dan Indonesia Emas 2045.

Sosialisasi tersebut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya Penata KKB Ahli Madya BKKBN Jabar Agung Rusmanto, S.E., M.A.P., Sekretaris Dinas DP3AP2KB Kota Depok Supriyatun, S.H., PKB Ahli Muda DP3AP2KB/BKKBN Jabar Risa Triovi, S.K.M., Staff Ahli Deni Mauladi Priatna, serta Sekretaris Kelurahan Beji Muhammad Diansyah. Sementara Anggota Komisi IX DPR RI Sukur H. Nababan hadir secara virtual melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, Sukur menegaskan pembangunan bangsa harus dimulai dari keluarga.

“Program Bangga Kencana perlu terus dikenalkan kepada masyarakat karena pembangunan bangsa berawal dari keluarga. Kita ingin setiap keluarga memiliki pemahaman yang baik dalam mendampingi anak tumbuh dan berkembang, membangun hubungan harmonis, serta memberikan perhatian di setiap tahapan usia,” ujar Sukur.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menerapkan informasi yang diperoleh dari sosialisasi.

“Melalui kegiatan bersama mitra ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal berbagai program yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dukungan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan keluarga berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Agung Rusmanto memaparkan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN dalam mendukung pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting. Menurutnya, pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting nasional hingga 14 persen melalui penguatan program lintas sektor.

Sejumlah program prioritas yang diperkenalkan antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), dan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

Pada sesi materi, Sekretaris DP3AP2KB Kota Depok Supriyatun menjelaskan transformasi BKKBN menjadi Kemendukbangga/BKKBN berdasarkan Perpres Nomor 139 Tahun 2024 sebagai langkah strategis menghadapi dinamika kependudukan.

Ia juga memaparkan quick wins Kemendukbangga/BKKBN, yakni TAMASYA yang fokus pada layanan pengasuhan anak yang aman dan berkualitas, GATI yang mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan, serta SIDAYA untuk memberdayakan lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.

“Pembangunan keluarga harus dilakukan menyeluruh, mulai dari memastikan anak memperoleh pengasuhan yang baik, mendorong kehadiran ayah dalam tumbuh kembang anak, hingga memberikan ruang bagi lansia untuk tetap sehat, aktif, dan berdaya,” tutup Supriyatun.

 

(Sup)

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *