Perkuat Sanitasi Permukiman, Disperkimtan Kabupaten Bekasi Bangun 170 Unit SPAL-DS

Penulis : redaksi
Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nurchaidir monitoring pembangunan SPAL-DS di Desa Sukamahi dan Desa Cicau Kecamatan Cikarang Pusat.
Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi Nurchaidir monitoring pembangunan SPAL-DS di Desa Sukamahi dan Desa Cicau Kecamatan Cikarang Pusat.

KABUPATEN BEKASI, TRIMSATINEWS – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi melakukan monitoring pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPAL-DS) di Desa Sukamahi dan Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat, Rabu (28/10/2026).

Monitoring tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, bersama jajaran untuk memastikan pembangunan fasilitas pengelolaan air limbah domestik berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, serta target waktu yang telah ditetapkan.

Di masing-masing desa, program pembangunan SPAL-DS mendapatkan alokasi sebanyak 22 unit. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan, khususnya di kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Bekasi.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, mengatakan monitoring lapangan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan, kesesuaian spesifikasi teknis, serta perkembangan pembangunan di setiap lokasi.

“Jadi hari ini kami turun ke lapangan untuk memastikan pembangunan SPAL-DS berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Kami juga memastikan kualitas hasil pembangunan, kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis, serta progres pekerjaannya,” kata Nurchaidir.

Ia menjelaskan, pada 2026 Disperkimtan Kabupaten Bekasi menargetkan pembangunan sebanyak 170 unit SPAL-DS yang tersebar di kawasan kumuh. Saat ini, sebagian pembangunan masih berlangsung, sementara unit lainnya telah selesai dan mulai dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menurutnya, monitoring juga menjadi bagian dari pengawasan untuk mengidentifikasi kendala yang mungkin muncul selama proses pengerjaan. Melalui koordinasi dengan pihak terkait, diharapkan pelaksanaan pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan fasilitas sanitasi yang layak bagi masyarakat.

Terkait perkembangan di dua desa tersebut, Nurchaidir menyampaikan pembangunan SPAL-DS di Desa Sukamahi telah mencapai sekitar 40 persen. Sebagian unit sudah dapat digunakan, sedangkan unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.

Sementara itu, pembangunan SPAL-DS di Desa Cicau juga terus berjalan. Sejumlah unit telah selesai dibangun, sedangkan sisanya masih dalam tahap penyelesaian.

“Untuk progres pembangunan di Desa Sukamahi sudah 40 persen. Ada yang sudah digunakan dan ada juga yang masih berjalan. Kemudian di Desa Cicau, ada yang sudah jadi dan yang lainnya masih berproses. Kami targetkan akhir Oktober atau awal November sudah selesai semua,” tuturnya.

Disperkimtan Kabupaten Bekasi berharap pembangunan SPAL-DS tersebut dapat meningkatkan akses sanitasi yang layak, mendukung kebersihan lingkungan permukiman, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui pengawasan secara berkala, pemerintah daerah berupaya memastikan fasilitas yang dibangun tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas sehingga dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.

 

(Sup)

Ikuti Kami :

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *