Pemkab Bekasi dan PMI Distribusikan Air Bersih ke Cibarusah

Penulis : redaksi
IMG-20260719-WA0004

KABUPATEN BEKASI, TRIMSATINEWS – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan air bersih dan sarana penampungan air bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kampung Cihanjuang, Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Sabtu (18/7/2026).

Bantuan yang disalurkan meliputi 20.000 liter air bersih, dua unit tandon berkapasitas 5.000 liter, dua unit tandon berkapasitas 2.000 liter, 200 jerigen, serta 100 ember untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Penyaluran bantuan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, Camat Cibarusah, unsur TNI dan Polri, perwakilan PMI Pusat, PMI Kabupaten Bekasi, BPBD Kabupaten Bekasi, serta Pemerintah Desa Ridogalih.

Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan sinergi pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani dampak kekeringan yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin mengatakan, kekeringan mulai dirasakan sejak akhir Juni 2026 dan hingga pertengahan Juli telah berdampak pada empat kecamatan. Tiga di antaranya berada di wilayah selatan, yakni Kecamatan Cibarusah, Bojongmangu, dan Serang Baru, serta satu kecamatan lainnya di wilayah utara. Menurutnya, seluruh wilayah terdampak menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Endin mengapresiasi dukungan PMI Pusat yang turut memberikan bantuan tandon air guna mendukung distribusi air bersih di lokasi terdampak. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga bekerja sama dengan Perumda Tirta Bhagasasi melalui PMI Kabupaten Bekasi agar pasokan air bersih dapat disalurkan secara rutin kepada masyarakat selama musim kemarau berlangsung.

Ia menambahkan, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui perluasan jaringan perpipaan Perumda Tirta Bhagasasi agar pelayanan air bersih dapat menjangkau seluruh masyarakat. Saat ini jaringan air bersih di Desa Ridogalih telah melayani Dusun I dan Dusun II, sedangkan Dusun III menjadi prioritas pengembangan berikutnya agar persoalan kekeringan dapat diminimalkan di masa mendatang.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi akan terus memperkuat kolaborasi dengan PMI, BPBD, pemerintah desa, serta dunia usaha agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan demi memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” tutup Endin.

Ikuti Kami :
Posted in

BERITA LAINNYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *