TRIMSATINEWS, KOTA BEKASI – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi Alit Jamaludin menggelar Reses Masa Persidangan II di RW 007 Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, Rabu (8/7/2026) pagi.
Dalam pertemuan itu, Alit menekankan pentingnya membangun jiwa wirausaha bagi generasi muda. Sebab lapangan kerja saat ini mulai sempit dan perlu gebrakan baru dari pemuda untuk menciptakan usaha yang bisa menyerap tenaga kerja lokal.
Reses tersebut dihadiri Ketua RW 007 Ganjar, Lurah Duren Jaya Yahya Rahman Salubis, serta puluhan warga.
Serap Aspirasi Warga: Drainase hingga Sarana Posyandu
Ketua RW 007 Ganjar menyampaikan sejumlah persoalan lingkungan di wilayahnya. Salah satu yang disoroti adalah masalah drainase dan saluran air yang belum optimal.
Ia berharap kehadiran Alit Jamaludin bisa membantu menyelesaikan persoalan tersebut.
Lurah Duren Jaya Yahya Rahman Salubis turut hadir dan melaporkan beberapa pekerjaan yang sudah terealisasi. Salah satunya perbaikan saluran air di wilayah Duren Jaya.
Selain itu, ibu-ibu Posyandu juga menyampaikan keluhan. Sarana Posyandu di RW 007 masih minim. Saat ini kegiatan Posyandu masih digabung dengan sekretariat RW dan mushola.
Warga berharap ke depan bisa memiliki gedung Posyandu yang lebih layak.
Alit Paparkan APBD 6,7 Triliun untuk Warga Bekasi
Dalam reses tersebut, Alit Jamaludin juga memaparkan penggunaan APBD Kota Bekasi sebesar Rp6,7 triliun.
Anggaran itu dialokasikan untuk kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan, infrastruktur, dan kesehatan.
“Anggaran ini harus kita pastikan sampai ke masyarakat dan dirasakan manfaatnya,” ujar Alit.
Pesan Utama: Pemuda Harus Berani Berwirausaha
Pesan utama yang disampaikan Alit adalah ajakan kepada generasi muda untuk berani berwirausaha.
Ia menilai, mengandalkan lapangan kerja formal saja sudah tidak cukup.
“Lapangan kerja kita mulai sempit. Karena itu perlu gebrakan baru bagi pemuda dan masyarakat untuk membangun usaha. Tujuannya agar bisa menyerap tenaga kerja lokal,” tegas Alit.
Menurutnya, wirausaha bisa menjadi solusi untuk menggerakkan ekonomi di tingkat lingkungan dan mengurangi pengangguran.
Komitmen Kawal Aspirasi hingga RKPD 2028
Alit berkomitmen menjadi garantor untuk mengawal aspirasi warga Duren Jaya.
Ia memastikan seluruh usulan warga akan diupayakan masuk dalam RKPD Kota Bekasi agar bisa direalisasikan pada 2028 mendatang.
Beberapa aspirasi yang akan dikawal di antaranya penataan sarana olahraga untuk warga RW 007 dan peningkatan fasilitas Posyandu.
“Apa yang disampaikan warga hari ini akan saya catat dan kawal sampai terealisasi,” kata Alit.
Melalui reses ini, Alit berharap warga tidak hanya menyampaikan keluhan. Tetapi juga ikut bergerak membangun kemandirian ekonomi melalui wirausaha.
Dengan begitu, Duren Jaya bisa menjadi wilayah yang tidak hanya maju infrastrukturnya, tapi juga mandiri secara ekonomi.(Sup)